Game MOBA di Huawei AppGallery: Mana yang Bisa Dimainkan?

Bagi gamer di Indonesia, bermain game MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) di ponsel sudah menjadi bagian dari rutinitas, terutama untuk mabar (main bareng) bersama teman. Di ekosistem Android yang menggunakan layanan Google, prosesnya relatif sederhana. Pengguna cukup mengunduh game melalui Google Play Store, mengakses akun lewat Google Play Games, lalu membeli item dalam game menggunakan Google Play Billing.

Namun, pengalaman tersebut tidak sepenuhnya berlaku bagi pengguna perangkat Huawei generasi terbaru. Pembatasan dagang Amerika Serikat terhadap Huawei sejak 2019 lalu, membuat perangkat-perangkat Huawei tidak lagi dibekali Google Mobile Services (GMS) dan Google Play Store. Konsekuensi dari kondisi tersebut terhadap pengalaman pengguna sudah kami bahas dalam panduan pemasangan microG di HP Huawei.

Kondisi ini juga menimbulkan sejumlah pertanyaan bagi pengguna yang gemar bermain game kompetitif. Apakah game MOBA favorit masih tersedia dan bisa dimainkan melalui Huawei AppGallery? Bagaimana dengan progres akun lama yang sebelumnya ditautkan ke akun Google? Lalu, apakah metode pembayaran lokal tetap bisa digunakan ketika pemain ingin membeli mata uang atau item dalam game?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Penulis melakukan pengujian langsung menggunakan perangkat fisik Huawei tanpa pemasangan microG atau GBox. Pendekatan ini juga kami terapkan ketika menguji daftar aplikasi perbankan yang tersedia di Huawei AppGallery, sehingga hasil pengujian didasarkan pada pengalaman penggunaan di perangkat nyata.

Dalam artikel ini, kami mengulas ketersediaan sejumlah game MOBA di Huawei AppGallery, metode login dan akses akun, stabilitas saat bermain, hingga kompatibilitas transaksi pembayaran dalam game. Dengan begitu, Teman Gizfin sebagai pengguna Huawei bisa mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai pengalaman bermain MOBA di perangkat Huawei tanpa GMS.

3 Game MOBA Terpopuler yang Bisa Dimainkan di Huawei AppGallery

Berdasarkan pendataan dan pengujian langsung hingga akhir Oktober 2026, terdapat tiga game MOBA yang terdaftar secara resmi dan dapat diunduh melalui Huawei AppGallery Indonesia. Ketiganya menawarkan pengalaman yang berbeda, mulai dari integrasi layanan Huawei, dukungan login akun Google, hingga mekanisme pembelian item dalam game.

Berikut hasil pengujian Gizfin terhadap Honor of Kings, Mobile Legends: Bang Bang, dan Heroes Evolved.

1. Honor of Kings (HoK): Pengalaman Paling Mulus dengan Top-Up yang Terverifikasi Berhasil

Honor of Kings merupakan game MOBA besutan Tencent Games dan Level Infinite. Dari ketiga game yang Penulis uji, game MOBA ini menunjukkan integrasi paling mulus dengan ekosistem Huawei Mobile Services (HMS), termasuk transaksi pembelian item di dalam game (In-Game Purchases).

Instalasi dan Login Akun

Honor of Kings dapat ditemukan dan diunduh langsung melalui halaman resmi Honor of Kings di AppGallery (App ID: C109778863). Game ini menggunakan package name com.levelinfinite.sgameGlobal.huawei dengan ukuran aplikasi dasar sebesar 621,2 MB.

Proses pengunduhan dan pemasangan berjalan lancar tanpa kendala izin sistem. Setelah pertama kali dibuka, game secara otomatis mengunduh resource tambahan sebelum pemain dapat masuk ke lobi utama.

Untuk mengakses akun, Level Infinite menyediakan sistem akun mandiri, selain opsi login sebagai Guest maupun melalui akun media sosial. Dalam pengujian kami, proses login menggunakan Level Infinite Account berjalan normal tanpa membutuhkan layanan Google.

Stabilitas Gameplay 5v5

Setelah berhasil masuk ke lobi utama menggunakan akun uji Penulis sendiri, Penulis melanjutkan pengujian dengan memainkan satu pertandingan 5v5 hingga selesai.

Selama pertandingan berlangsung, tidak ditemukan gangguan jaringan yang mencurigakan, penurunan frame rate secara mendadak, lagging, maupun freeze ketika terjadi pertarungan tim (teamfight). Setelah pertandingan berakhir, game juga berhasil kembali ke lobi utama secara normal tanpa indikasi force close.

Hasil pengujian terbatas ini menunjukkan bahwa Honor of Kings dapat dijalankan dengan baik pada unit Huawei yang kami gunakan selama sesi match tersebut.

Pengujian Transaksi Mikro melalui Huawei In-App Purchases

Salah satu aspek penting bagi pemain MOBA adalah kemampuan membeli item atau mata uang premium secara langsung di dalam game. Untuk mengujinya, kami mencoba membeli paket 16 Token dengan harga IDR 3.200,00 melalui menu top-up di Honor of Kings.

Dialog Huawei In-App Purchases on Honor of Kings
Dialog Huawei In-App Purchases pada Honor Of Kings

Ketika paket tersebut dipilih, game langsung menampilkan pop-up pembayaran resmi dengan judul “HUAWEI In-App Purchases”. Layar checkout menyediakan beberapa pilihan pembayaran lokal yang telah terhubung dengan akun Huawei ID, yaitu DANA, ShopeePay, Alipay, serta opsi Add a bank card (debit/kredit).

Kami kemudian memilih ShopeePay untuk menyelesaikan transaksi. Proses verifikasi dilakukan menggunakan sensor sidik jari (fingerprint payment) pada perangkat. Setelah autentikasi berhasil, layar konfirmasi “Payment complete” langsung muncul.

Transaksi tersebut berhasil diselesaikan. Saldo ShopeePay terpotong sesuai nominal tagihan dan 16 Token langsung masuk ke akun game, termasuk bonus yang ditampilkan melalui event di lobi.

2. Mobile Legends: Bang Bang (MLBB): Bisa Dimainkan, tetapi Top-Up In-Game Terkendala Batasan Wilayah

Tidak bisa disangkal lagi, Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) merupakan game MOBA yang paling populer di Indonesia saat ini. Karenanya, ketersediaannya di Huawei AppGallery menjadi salah satu hal yang menarik untuk diuji, terutama bagi pemain yang sebelumnya menggunakan perangkat Android dengan layanan Google.

Game ini tersedia melalui halaman resmi Mobile Legends di AppGallery (App ID: C102798993) dengan package name com.mobilelegends.hwag. Proses pengunduhan dan pemasangannya berjalan lancar tanpa hambatan dari sistem perangkat.

Login Akun Google tanpa Google Play Services

Salah satu kekhawatiran pengguna Huawei adalah kemungkinan kehilangan akses ke progres akun lama yang sebelumnya ditautkan melalui Google Play Games. Untuk mengujinya, kami mencoba masuk ke Mobile Legends menggunakan opsi login Google Account.

Ketika opsi tersebut dipilih, game tidak mengalami crash ataupun berhenti merespons. Bukannya memanggil Google Play Services yang tidak tersedia secara native pada perangkat pengujian, Mobile Legends membuka jendela autentikasi Google melalui browser internal (Google WebView OAuth).

Penulis kemudian memasukkan alamat email dan kata sandi akun Google yang sudah tertaut ke akun MLBB Penulis. Proses autentikasi berhasil diverifikasi dan profil akun lama dapat diakses kembali secara lengkap, termasuk koleksi hero dan skin yang sebelumnya dimiliki.

Pengalaman Bermain di Land of Dawn

Setelah berhasil masuk menggunakan akun lama, Penulis melanjutkan pengujian dengan memainkan satu pertandingan Brawl di Land of Dawn.

Proses matchmaking berjalan normal. Pergerakan hero terasa responsif dan pertandingan dapat diselesaikan hingga game kembali ke lobi utama tanpa kendala teknis yang berarti.

Dengan hasil tersebut, Mobile Legends dapat diinstal, digunakan untuk mengakses akun Google meskipun tanpa Google Play Services, dan juga dapat dimainkan pada perangkat Huawei yang kami uji.

Top-Up Diamond Terkendala Batasan Wilayah

Berbeda dengan proses login dan gameplay-nya, pengujian pembelian diamond secara langsung melalui menu Shop justru mengalami kendala.

Dialog Batasan Wilayah Top Up Mobile Legends versi Huawei
Dialog Batasan Wilayah Top-Up Diamond Mobile Legends versi Huawei

Halaman toko dalam game sendiri sebenarnya dapat dibuka secara normal. Namun, ketika kami memilih salah satu nominal diamond untuk dibeli, Mobile Legends langsung menampilkan kotak dialog error atau notifikasi dengan pesan berikut:

“Our apologies, the Shop does not support recharge from your country or region.”

Pesan tersebut menunjukkan adanya batasan wilayah pada proses pengisian diamond. Akibatnya, transaksi tidak dapat dilanjutkan dan tampilan checkout Huawei In-App Purchases tidak pernah muncul.

3. Heroes Evolved: Alternatif MOBA dengan Integrasi Huawei GameCenter

Bagi Teman Gizfin yang mencari pilihan MOBA selain dua game sebelumnya, Heroes Evolved dapat menjadi alternatif untuk dicoba. Game ini mengusung karakter dan arena pertarungan dengan nuansa fantasi klasik yang tersedia di halaman resmi Heroes Evolved di AppGallery (App ID: C104311313).

Heroes Evolved menggunakan package name com.heroesevolved.huawei dan dapat diunduh langsung melalui katalog AppGallery Indonesia.

Integrasi dengan Huawei GameCenter

Dialog Persetujuan Penggunaan Huawei ID GameCenter pada Heroes Evolved
Dialog Persetujuan Penggunaan Huawei ID GameCenter pada Heroes Evolved

Ketika pertama kali dibuka, Heroes Evolved langsung menampilkan integrasi dengan layanan Huawei GameCenter, sebuah integrasi yang tidak Penulis temukan di kedua game sebelumnya. Penulis mendapati sebuah banner persetujuan bahwa Heroes Evolved merupakan sebuah layanan Joint-Operation bersama Huawei. Kemudian persetujuan tersebut, mengarahkan prompt persetujuan dimana game ini memerlukan akses profile picture dan nickname dari Huawei ID. Penulis menekan “Allow” kemudian yang muncul banner notifikasi resmi bertuliskan “Welcome Aristyantoo” dengan icon khas Huawei GameCenter di bagian atas layar.

Notifikasi tersebut menunjukkan bahwa GameCenter mengenali akun Huawei ID yang sedang digunakan pada perangkat. Dengan integrasi ini, pemain dapat menggunakan layanan gaming Huawei tanpa harus membuat akun terpisah dari awal.

Integrasi ini mirip dengan Google Play Games, dimana akun Huawei ID menjadi dasar akun Heroes Evolved dan dapat dilakukan sync di perangkat Huawei lainnya.

Pengujian Gameplay dan Layar Pembayaran

Untuk menguji fungsi dasar game, Penulis menyelesaikan sesi tutorial pertandingan. Selama sesi tersebut, tidak ditemukan kendala grafis maupun masalah respons sentuhan yang mengganggu jalannya permainan.

Penulis juga mencoba membuka menu pembelian untuk paket 30 Token seharga IDR 5.129,00. Hasilnya, Heroes Evolved berhasil memanggil HMS Core IAP Kit dengan pop-up pembayaran resmi “HUAWEI In-App Purchases”.

Layar checkout menampilkan sejumlah metode pembayaran yang sama seperti pada pengujian Honor of Kings, yaitu DANA, ShopeePay, Alipay, dan Add a bank card (kartu debit/kredit).

Namun, sesuai batasan metodologi pengujian Gizfin, transaksi sengaja dihentikan pada tahap layar checkout. Penulis tidak melanjutkan proses autentikasi hingga pembayaran benar-benar diproses dan saldo terpotong.

Dengan demikian, pengujian ini membuktikan bahwa integrasi gerbang pembayaran Huawei tersedia di dalam Heroes Evolved, tetapi belum membuktikan keberhasilan transaksi hingga tahap akhir.

Tabel Perbandingan Hasil Uji 3 Game MOBA di Huawei AppGallery

Berikut ringkasan hasil pengujian tangan pertama kami pada ketiga game MOBA tersebut:

Parameter UjiHonor of Kings (HoK)Mobile Legends: Bang Bang (MLBB)Heroes Evolved
Ketersediaan di AppGalleryTerdaftar Resmi (C109778863)Terdaftar Resmi (C102798993)Terdaftar Resmi (C104311313)
Package Name Buildcom.levelinfinite.sgameGlobal.huaweicom.mobilelegends.hwagcom.heroesevolved.huawei
Mekanisme Login Akun DiujiAkun Level InfiniteAkun Google via in-app WebView OAuthAkun Resmi Huawei GameCenter
Status Google pada Unit UjiTanpa GMS, tanpa microG, tanpa GBoxTanpa GMS, tanpa microG, tanpa GBoxTanpa GMS, tanpa microG, tanpa GBox
Pertandingan Uji1 Normal Match selesai, stabil, tidak ada kendala1 Brawl Match selesai, stabil, tidak ada kendalaTutorial match selesai, stabil, tidak ada kendala
Layar Checkout IAPMuncul literal: “HUAWEI In-App Purchases”Tidak Muncul (Terhalang dialog batasan wilayah)Muncul literal: “HUAWEI In-App Purchases”
Metode Pembayaran TersediaDANA, ShopeePay, Alipay, Add a bank cardTerblokir dialog batasan wilayahDANA, ShopeePay, Alipay, Add a bank card
Hasil Transaksi Pembayaran1 Transaksi Berhasil (ShopeePay IDR 3.200 / 16 Token)0 Pembayaran Selesai (Terhenti sebelum layar bayar)0 Pembayaran Selesai (Sengaja stop di checkout)
Jalur Top-Up LainTidak relevan (IAP in-game sukses)Tidak diuji (fokus toko in-game)Tidak relevan (IAP in-game terhubung)

Game MOBA Populer Lain yang Belum Tersedia di Huawei AppGallery

Selain menguji game yang sudah tersedia, Penulis juga melakukan sensus alias pengecekan terhadap sejumlah judul MOBA populer lainnya melalui pencarian langsung di Huawei AppGallery Indonesia pada 27 Oktober 2026.

Hasilnya, kami belum menemukan enam game berikut dalam katalog AppGallery Indonesia. Namun, masing-masing memiliki konteks yang berbeda, terutama terkait status operasional dan keberlanjutan layanan game.

Nama GameStatus di AppGallery IndonesiaCatatan
League of Legends: Wild RiftTidak DitemukanTidak ditemukan dalam pencarian 27 Oktober 2026.
Arena of Valor (AoV)Tidak DitemukanTidak ditemukan dalam pencarian 27 Oktober 2026.
Pokémon UNITETidak DitemukanLayanan global dijadwalkan berakhir pada 23 Maret 2027.
Dragon Ball: Gekishin SquadraTidak DitemukanTidak ditemukan dalam pencarian 27 Oktober 2026.
Onmyoji ArenaTidak DitemukanTidak ditemukan dalam pencarian 27 Oktober 2026.
LokapalaTidak DitemukanLayanan dihentikan sementara sejak 19 Juni 2025, tanpa konfirmasi pembukaan kembali hingga pengecekan kami.

Berikut beberapa catatan penting dari hasil penelusuran tersebut.

1. League of Legends: Wild Rift dan Arena of Valor (AoV)

Dua judul MOBA populer yang belum kami temukan di AppGallery Indonesia adalah League of Legends: Wild Rift dan Arena of Valor (AoV).

Berdasarkan pencarian pada 27 Oktober 2026, kedua game tersebut tidak muncul dalam hasil pencarian katalog resmi AppGallery Indonesia. Dengan demikian, pengguna Huawei belum dapat mengunduh kedua judul tersebut secara langsung melalui toko aplikasi bawaan ini.

Perlu diperhatikan bahwa hasil ini merupakan kondisi katalog pada tanggal pengujian, bukan pernyataan bahwa kedua game tidak tersedia (not available) di seluruh wilayah distribusi AppGallery.

2. Pokémon UNITE: Layanan Global Akan Berakhir pada Maret 2027

Selain tidak ditemukan dalam pencarian AppGallery Indonesia, Pokémon UNITE juga memiliki perkembangan penting terkait keberlanjutan layanannya.

Melalui pengumuman resmi di situs Pokémon UNITE Asia, pengembang mengonfirmasi bahwa layanan game ini akan dihentikan pada 23 Maret 2027 pukul 07.00 WIB. Pengumuman tersebut berlaku untuk versi Nintendo Switch maupun perangkat mobile.

Bahkan, penghentian sejumlah layanan pembelian sudah dimulai lebih awal. Misalnya penjualan Aeos Gems telah dihentikan pada 27 Oktober 2026 pukul 12.00 WIB. Tetapi, pemain masih dapat menggunakan saldo Permata Aeos yang sudah dimiliki hingga layanan game benar-benar berakhir.

Ini artinya, Pokémon UNITE masih dapat dimainkan selama periode transisi tersebut, tetapi pemain tidak lagi bisa membeli Permata Aeos baru sejak tanggal yang telah ditetapkan.

3. Lokapala: Game MOBA Lokal yang Menghentikan Layanan Sementara

Lokapala merupakan game MOBA lokal yang dikembangkan oleh Anantarupa Studios. Game yang mengangkat karakter dan elemen mitologi Nusantara ini sebelumnya menjadi salah satu judul MOBA yang menarik perhatian gamer Indonesia.

Namun, sejak Juni 2025, operasional game tersebut mengalami penghentian layanan. Melalui akun media sosial resminya, Lokapala mengumumkan bahwa layanan akan dihentikan sementara mulai 19 Juni 2025 untuk mempersiapkan langkah pengembangan berikutnya.

Menurut laporan Selular.ID mengenai penghentian sementara server Lokapala, pengumuman tersebut juga menyebutkan bahwa pemain tidak dapat masuk ke dalam game selama periode penghentian layanan.

Dalam penelusuran kami hingga 27 Oktober 2026, belum ditemukan konfirmasi resmi mengenai pembukaan kembali layanan Lokapala. Kondisi ini juga membuat game tersebut belum dapat kami masukkan sebagai pilihan MOBA yang bisa dimainkan melalui Huawei AppGallery.

FAQ Seputar Game MOBA di HP Huawei

Bisa. Pada perangkat yang Gizfin uji, Mobile Legends: Bang Bang dapat diunduh langsung melalui Huawei AppGallery Indonesia dan dimainkan tanpa Google Play Store. Penulis juga tidak menggunakan file APK dari sumber eksternal maupun lapisan kompatibilitas tambahan seperti microG atau GBox.

Bisa, berdasarkan pengujian Gizfin. Mobile Legends menyediakan proses autentikasi melalui jendela browser internal (Google WebView OAuth), sehingga kami berhasil masuk menggunakan akun Google lama meskipun tanpa Google Play Services. Namun, pengujian ini hanya menggunakan satu akun, sehingga kami belum dapat memastikan hasil yang sama berlaku untuk seluruh akun pemain.

Dalam pengujian Gizfin, menu Shop Mobile Legends menampilkan pesan “Our apologies, the Shop does not support recharge from your country or region.” ketika kami memilih nominal diamond yang ingin dibeli. Pesan tersebut menghentikan proses sebelum layar pembayaran Huawei In-App Purchases muncul. Kami belum dapat memastikan penyebab batasan wilayah tersebut dan belum menguji metode top-up alternatif di luar menu Shop.

Ya, berhasil pada pengujian Gizfin sendiri. Satu transaksi pembelian 16 Token seharga IDR 3.200 berhasil diselesaikan menggunakan ShopeePay melalui Huawei In-App Purchases pada 24 Oktober 2026. Namun, hasil satu kali transaksi ini tidak dapat dijadikan jaminan bahwa seluruh metode pembayaran atau transaksi pada akun dan perangkat lain akan selalu berhasil.

Tidak ditemukan dalam pencarian katalog Huawei AppGallery Indonesia yang Penulis lakukan pada 27 Oktober 2026. Perlu digarisbawahi, status ini merujuk pada hasil pencarian di wilayah Indonesia pada tanggal tersebut dan dapat berubah apabila pengembang atau Huawei menambahkan game ini ke katalog pada kemudian hari.

Kesimpulan Hasil Uji Game MOBA di HP Huawei

Hasil pengujian Gizfin menunjukkan bahwa ketiadaan Google Mobile Services (GMS) bukan berarti perangkat Huawei tidak bisa digunakan untuk bermain game MOBA. Ketiga judul game yang kami uji, yaitu Honor of Kings, Mobile Legends: Bang Bang, dan Heroes Evolved, berhasil diunduh melalui Huawei AppGallery serta dapat dijalankan tanpa Google Play Store, microG, maupun GBox.

Meski demikian, pengalaman pengguna pada masing-masing game memiliki perbedaan, terutama dalam hal autentikasi akun dan pembelian item di dalam game.

Akhir kata, perlu diingat bahwa seluruh hasil tersebut berasal dari pengujian pada satu perangkat fisik Huawei dengan satu akun uji untuk masing-masing game ya, Teman Gizfin. Hasilnya menggambarkan pengalaman pada konfigurasi pengujian Penulis dan tidak menjamin perilaku yang sama pada seluruh perangkat maupun akun pengguna.

Bagi Teman Gizfin yang ingin memahami lebih jauh arsitektur sistem, pengelolaan aplikasi sehari-hari, serta berbagai pertimbangan dalam menggunakan perangkat Huawei di Indonesia, kami juga menyediakan panduan ekosistem HP Huawei tanpa Google sebagai referensi utama.

Aristyantoo Avatar
Ditulis oleh

Aristyanto Heri Trimawan

Tech Writer | Huawei Enthusiast | Exploring AI
Lihat Profil

Penulis teknologi yang fokus pada ekosistem Huawei, aplikasi pencari cuan, dan gaya hidup digital. Pecinta kopi dan pelari yang percaya bahwa teknologi harus bisa dipahami semua orang.

Ingin membaca lebih banyak dari penulis ini? Lihat Semua Artikel

Artikel Terkait

Huawei Corner 28 menit baca

MicroG di HP Huawei: Apa Itu dan Bagaimana Cara Pasangnya?

Huawei Apps 40 menit baca

Daftar Aplikasi Perbankan Indonesia yang Tersedia di Huawei AppGallery

Huawei Corner 11 menit baca

GBox di Huawei: Cara Kerja, Keamanan, dan Batasannya

Tinggalkan komentar