Dunia smartphone flagship sedang berada di titik yang unik saat ini. Di tengah pembatasan akses ke teknologi semikonduktor global dan layanan Google yang membayangi industri teknologi Tiongkok, Huawei terus memacu kecepatan inovasinya secara mandiri. Dari prosesor Kirin yang dirancang di dalam negeri sendiri hingga pengembangan sistem operasi HarmonyOS yang kini benar-benar berdiri sendiri lepas dari fondasi Android. Huawei Mate series selalu menjadi etalase utama pencapaian teknologi terbaru ini.
Pada 1 Oktober 2026, Huawei Mate 90 Series resmi hadir membawa pembuktian performa komputasi tertinggi yang pernah mereka kembangkan melalui chip Kirin dengan arsitektur LogicFolding.
- Peluncuran Resmi 5 Model: Huawei resmi memperkenalkan lima model sekaligus pada 1 Oktober 2026, mencakup Mate 90, Mate 90 Pro, Mate 90 Pro Max, Mate 90 Pro Max Collector’s Edition, dan Mate 90 RS Ultimate Design.
- Tiga Kelas Chipset Kirin: Lini terbagi ke dalam tiga tingkatan performa, mulai dari Kirin 9030 pada model standar hingga Kirin 9050 Pro berarsitektur LogicFolding pada tiga model teratas.
- Eksklusivitas Modul Kamera HUAWEI XMAGE Z10: Aksesori kamera modular eksternal 10x continuous optical zoom hanya kompatibel dengan Pro Max Collector’s Edition dan RS Ultimate Design, serta tidak mendukung Pro Max versi reguler.
- HarmonyOS 7.0 Mandiri: Seluruh lini beroperasi tanpa integrasi Google Mobile Services (GMS) dan Play Store bawaan, mengandalkan Huawei AppGallery dan Huawei Mobile Services (HMS).
- Harga Tiongkok dan Valuasi Kurs: Dibanderol mulai dari ¥5.999 hingga ¥18.999 di Tiongkok (estimasi nilai konversi rupiah mulai dari Rp15,8 jutaan hingga Rp50,1 jutaan belum termasuk pajak impor dan regulasi lokal).
- Proyeksi Jadwal Masuk Indonesia: Mengacu pada pola empiris tiga seri terakhir, lini Mate 90 diproyeksikan hadir resmi di Indonesia sekitar 1,5 hingga 2,3 bulan pasca peluncuran global.
Apa yang Resmi Diumumkan Huawei
Huawei resmi meluncurkan lini Mate 90 series pada 1 Oktober 2026 melalui siaran bertajuk “HUAWEI Mate90 Series and All-Scenario Product Launch” di kanal YouTube resmi mereka. Acara ini memperkenalkan lima model sekaligus: Mate 90 reguler, Mate 90 Pro, Mate 90 Pro Max, Mate 90 Pro Max Collector’s Edition, dan Mate 90 RS Ultimate Design.
Khusus varian Pro Max, teman Gizfin perlu mengetahui bahwa Collector’s Edition bukan sekadar edisi pilihan warna pelengkap. Huawei menetapkannya sebagai model tersendiri dengan material kaca layar berbeda, yakni Xuanwu Kunlun Glass yang menawarkan ketahanan gores serta lapisan anti-pantul lebih tinggi, dibanding Kunlun Glass Gen 3 pada Pro Max versi reguler. Perbedaan fungsional yang paling krusial terletak pada dukungan aksesori kamera. Hanya Collector’s Edition dan RS Ultimate Design yang kompatibel dengan kamera modular eksternal XMAGE Z10. Mate 90 Pro Max versi standar, meskipun berada di kelas ukuran layar dan prosesor yang setara, tidak mendukung modul kamera tambahan ini.
Berbeda dari tradisi peluncuran generasi sebelumnya yang kerap membuka periode reservasi dan pre-order panjang, Huawei kali ini langsung membuka penjualan komersial di Tiongkok dalam hitungan jam setelah presentasi peluncuran usai. Calon pembeli dapat melihat dan membeli Huawei Mate 90 Series terbaru ini melalui toko resmi Huawei vmall.com.
Spesifikasi Huawei Mate 90 Series
Kelima model dalam jajaran Mate 90 series terbagi ke dalam tiga tingkatan prosesor. Mate 90 reguler mengusung Kirin 9030, Mate 90 Pro naik satu kelas ke Kirin 9035, sedangkan Pro Max, Pro Max Collector’s Edition, dan RS Ultimate Design sama-sama mengandalkan Kirin 9050 Pro. Chipset kelas atas ini membawa lompatan efisiensi dan komputasi terpadu berkat pemanfaatan arsitektur LogicFolding generasi baru, yang menurut Huawei menjadikan Kirin 9050 Pro sebagai chipset pertama di dunia yang mengusung arsitektur LogicFolding..
Sektor visual menjadi salah satu daya tarik utama yang diunggulkan tahun ini. Mate 90 reguler dan Mate 90 Pro menggunakan panel layar 6,75 inci, sedangkan tiga model kelas atas mengusung panel Tandem OLED 6,9 inci. Berdasarkan pengujian internal laboratorium Huawei, layar ini mampu mencapai kecerahan puncak hingga 12.000 nits pada skenario HDR tertentu dan didukung lapisan optik terbaru untuk mereduksi pantulan cahaya secara signifikan.
Pada sektor fotografi XMAGE, kelima model mempertahankan sensor kamera utama 50MP dengan bukaan variabel fisik (variable physical aperture) yang menjadi ciri khas fotografi flagship Mate series. Pembeda utama hadir pada lensa telefoto. Mate 90 dan Mate 90 Pro dibekali sensor telefoto 50MP dengan 4x pembesaran optik. Tiga model kelas atas melompat ke sensor telefoto periskop 200MP. Namun, ada catatan teknis penting berdasarkan panduan resmi Huawei, mode resolusi tinggi 200 Megapiksel ini secara sistematis hanya aktif pada titik pembesaran optik 4x (4x focal length) saja.
Bagi pengguna Pro Max Collector’s Edition dan RS Ultimate Design, kemampuan fotografi jarak jauh dapat diperluas lebih jauh lewat modul kamera eksternal XMAGE Z10 seharga 5.999 Yuan yang dijual terpisah. Modul ini menghadirkan kemampuan optical zoom kontinu hingga 10x. Sebagai penegasan, Huawei menyatakan modul ini hanya berfungsi jika dipasangkan dengan Mate 90 Pro Max Collector’s Edition atau RS Ultimate Design saja. Sedangkan Mate 90 Pro Max reguler tidak termasuk model yang didukung.
Untuk ketahanan daya, Huawei menyematkan baterai dengan nilai tipikal (typical value) 6.600 mAh untuk Mate 90 dan Mate 90 Pro (kapasitas terukur/rated 6.415 mAh), serta 6.800 mAh untuk tiga model teratas (kapasitas terukur/rated 6.615 mAh). Pengisian daya cepat berkabel mendukung 66W pada Mate 90 reguler dan meningkat ke 100W pada Mate 90 Pro ke atas, disertai pengisian daya nirkabel (wireless) 50W di seluruh lini. Terkait klaim daya tahan baterai ekstrem hingga 15 hari yang dipaparkan dalam materi promosi, klaim pengujian laboratorium ini hanya dapat dicapai ketika perangkat disetel ke mode penerbangan (Flight Mode) secara manual dengan konsumsi daya minimal.
Seluruh perangkat juga mengantongi sertifikasi ketahanan air dan debu IP68 serta IP69 untuk semprotan air bersuhu tinggi. Namun, teman Gizfin perlu mencatat bahwa garansi resmi pabrikan tidak mencakup kerusakan fisik yang diakibatkan oleh masuknya cairan.
Berikut rangkuman komparasi spesifikasi kelima model Mate 90 series:
| Spesifikasi | Mate 90 | Mate 90 Pro | Mate 90 Pro Max | Pro Max Collector’s Edition | RS Ultimate Design |
|---|---|---|---|---|---|
| Chipset | Kirin 9030 | Kirin 9035 | Kirin 9050 Pro | Kirin 9050 Pro | Kirin 9050 Pro |
| Layar | 6,75″ OLED | 6,75″ Tandem OLED | 6,9″ Tandem OLED | 6,9″ Tandem OLED (Xuanwu Kunlun) | 6,9″ Tandem OLED |
| Kamera Utama | 50MP Variable F1.4-F4.0 | 50MP Variable F1.4-F4.0 | 50MP Variable F1.4-F4.0 | 50MP Variable F1.4-F4.0 | 50MP Variable F1.4-F4.0 |
| Kamera Telefoto | 50MP, 4x Optik | 50MP, 4x Optik | 200MP Periskop (4x Mode) | 200MP Periskop (4x Mode) | 200MP Periskop (4x Mode) |
| Kompatibilitas HUAWEI XMAGE Z10 | Tidak | Tidak | Tidak | Ya | Ya |
| Baterai (Typical / Rated) | 6.600 / 6.415 mAh | 6.600 / 6.415 mAh | 6.800 / 6.615 mAh | 6.800 / 6.615 mAh | 6.800 / 6.615 mAh |
| Pengisian Kabel | 66W SuperCharge | 100W SuperCharge | 100W SuperCharge | 100W SuperCharge | 100W SuperCharge |
| Pengisian Nirkabel | 50W Wireless | 50W Wireless | 50W Wireless | 50W Wireless | 50W Wireless |
| Ketahanan Air | IP68 / IP69 | IP68 / IP69 | IP68 / IP69 | IP68 / IP69 | IP68 / IP69 |
| Sistem Operasi | HarmonyOS 7.0 | HarmonyOS 7.0 | HarmonyOS 7.0 | HarmonyOS 7.0 | HarmonyOS 7.0 |
| Harga Mulai (CNY) | ¥5.999 | ¥6.999 | ¥9.499 | ¥10.999 | ¥12.999 |
Seluruh data performa komputasi, tingkat kecerahan layar, dan daya tahan baterai merujuk pada hasil pengujian internal laboratorium Huawei di bawah kondisi terkendali, bukan pengujian independen pihak ketiga. Harga tertera dalam Yuan Tiongkok (CNY) dan belum memperhitungkan komponen pajak impor maupun regulasi harga resmi di Indonesia.
Soal HarmonyOS dan Ketiadaan Layanan Google
Mengikuti jejak generasi pendahulunya sejak era Mate 60, seluruh varian Huawei Mate 90 Series beroperasi menggunakan sistem operasi HarmonyOS versi 7.0. Platform ini berdiri secara mandiri di luar ekosistem Android atau AOSP. Konsekuensinya perangkat ini tidak menyertakan Google Play Store maupun layanan Google Mobile Services (GMS) bawaan, sehingga aplikasi resmi Google seperti Gmail, Google Maps, atau YouTube tidak tersedia secara native.
Bagi teman Gizfin yang sudah terbiasa berinteraksi dengan ekosistem Huawei Tanpa Google, situasi ini tentu bukan hal asing. Kebutuhan aplikasi harian dapat dipenuhi melalui toko aplikasi Huawei AppGallery maupun penginstalan berkas APK terverifikasi. Meski demikian, ketersediaan aplikasi perbankan serta aplikasi transportasi lokal tertentu di Indonesia tetap memerlukan pengecekan kompatibilitas berkala agar tidak kecewa ketika aplikasi bank yang mereka gunakan di perangkat Android atau iOS tidak tersedia.
Di samping persoalan aplikasi, fitur komunikasi darurat satelit Beidou dan Tiantong yang menjadi salah satu fitur di lini Mate 90 Series masih terikat pada lisensi dan jangkauan frekuensi operator telekomunikasi Tiongkok Daratan sana. Ini artinya, dukungan komunikasi satelit ini tidak dapat diaktifkan atau difungsikan untuk wilayah Indonesia.
Ekosistem Aksesori Resmi dan Kamera Modular XMAGE Z10
Peluncuran lini Huawei Mate 90 series tidak hanya membawa pembaruan pada unit ponsel pintarnya semata, tetapi juga memperkenalkan terobosan ekosistem aksesori resmi yang cukup menarik perhatian. Dari modul kamera telefoto kelas profesional hingga konsep casing modular yang inovatif. Di sini Huawei mencoba mempertegas diferensiasi pengalaman penggunaan perangkat terbarunya ini.
Kamera Modular Eksternal
Aksesori paling mutakhir yang diperkenalkan adalah kamera modular eksternal bernama HUAWEI XMAGE Z10 Modular Camera. Modul kamera ini dirancang untuk mengubah smartphone menjadi perangkat fotografi saku berkemampuan optik tinggi. Di dalamnya tersemat sensor besar 1 inci/50 MP/RYYB yang dipadukan dengan susunan optik kompleks 6 grup dengan 19 elemen lensa.
Keunggulan utama XMAGE Z10 terletak pada rentang fokal dinamis 24 mm hingga 240 mm yang mampu menyajikan pembesaran optik kontinu hingga 10x (10x continuous optical zoom) dengan bukaan diafragma variabel F2.0 hingga F4.5. Untuk memastikan akurasi warna dan kecepatan fokus, modul ini dilengkapi sensor warna Red Maple generasi ketiga, sensor fokus laser, serta sensor anti-kedip (flicker sensor). Pengguna juga dapat memilih empat profil warna khas XMAGE, yakni German classic tone (nuansa klasik), Cold white portrait, Retro soft light, dan Elegant landscape.

Proses pemasangan modul ke bodi ponsel memanfaatkan mekanisme dudukan magnetik berpresisi tinggi yang dinamai HyperClick. Begitu modul menempel dan berbunyi “klik”, sistem kamera ponsel langsung tersinkronisasi untuk memproses hasil foto dan video. Huawei juga menyediakan aksesori pendukung berupa tali selempang (crossbody strap) serta cincin adaptor tripod (tripod collar) yang dijual terpisah.
Jika teman Gizfin melirik akesesori ini, Anda wajib memperhatikan kompatibilitas perangkat kerasnya. Huawei menegaskan kamera modular XMAGE Z10 ini secara eksklusif hanya dapat digunakan pada HUAWEI Mate 90 Pro Max Collector’s Edition dan HUAWEI Mate 90 RS Ultimate Design dan dijual seharga 5.999 Yuan (sekitar Rp15,8 jutaan). Tiga model lainnya, termasuk Mate 90 Pro Max versi reguler, tidak kompatibel dengan modul ini sama sekali.
Seri Casing Modular Brick Case dan Casing Kulit Star Diamond
Selain modul kamera, Huawei juga merilis konsep pelindung bodi modular bernama Brick Case (积木壳 atau casing balok susun). Berbeda dari casing ponsel konvensional yang bersifat pasif, Brick Case mengusung pendekatan modular interaktif. Pengguna yang membeli rangka bodi utama dapat menambahkan dan mengganti komponen pelengkap sesuai selera:
- Cincin Fotografi (Photography Ring): Dudukan aksen cincin dekoratif di sekeliling modul kamera belakang.
- Pelat Belakang Motif (Printed Backplate): Panel belakang dengan beragam corak grafis yang dapat dilepas-pasang secara mandiri.
- Modul Fungsional (Functional Module): Komponen tambahan seperti penyangga dudukan ponsel (kickstand) maupun pegangan ergonomis.

Seri Brick Case ini tersedia untuk model Mate 90 reguler, Mate 90 Pro Max, hingga Mate 90 RS Ultimate Design. Sementara itu, khusus bagi pemilik model tertinggi Mate 90 RS Ultimate Design, Huawei menghadirkan Star Diamond Protective Case. Casing mewah ini menggunakan material kulit vegan (vegan leather) dengan aksen garis tegas berlian khas lini RS, tepian pelindung lensa yang ditinggikan, serta perlindungan empat sudut penuh untuk menjaga estetika bodi keramik perangkat tetap terlindungi.
Harga Resmi di Tiongkok dan Status Ketersediaan di Indonesia
Huawei meluncurkan dan memasarkan Mate 90 series di pasar domestik Tiongkok dengan struktur harga yang mencerminkan segmentasi kapasitas memori serta tingkatan spesifikasi masing-masing model. Berikut harga resmi perilisan (SRP) untuk Huawei Mate 90 Series.
Daftar Harga Resmi di Tiongkok (CNY):
Mate 90
– 12GB + 256GB: ¥5.999
– 12GB + 512GB: ¥6.999
– 12GB + 1TB: ¥8.499
Mate 90 Pro
– 12GB + 256GB: ¥6.999
– 12GB + 512GB: ¥7.999
– 16GB + 512GB: ¥8.499
– 16GB + 1TB: ¥9.999
Mate 90 Pro Max
– 12GB + 512GB: ¥9.499
– 16GB + 512GB: ¥9.999
Mate 90 Pro Max Collector’s Edition
– 16GB + 512GB: ¥10.999
– 16GB + 1TB: ¥12.999
Mate 90 RS Ultimate Design
– 16GB + 512GB: ¥12.999
– 16GB + 1TB: ¥14.999
– 16GB + 2TB: ¥18.999
Tabel Estimasi Konversi ke Rupiah:
| Model | Varian Termurah (CNY) | Estimasi Rupiah | Varian Termahal (CNY) | Estimasi Rupiah |
|---|---|---|---|---|
| Mate 90 | ¥5.999 | ~Rp15.837.000 | ¥8.499 | ~Rp22.437.000 |
| Mate 90 Pro | ¥6.999 | ~Rp18.477.000 | ¥9.999 | ~Rp26.397.000 |
| Mate 90 Pro Max | ¥9.499 | ~Rp25.077.000 | ¥9.999 | ~Rp26.397.000 |
| Mate 90 Pro Max Collector’s Edition | ¥10.999 | ~Rp29.037.000 | ¥12.999 | ~Rp34.317.000 |
| Mate 90 RS Ultimate Design | ¥12.999 | ~Rp34.317.000 | ¥18.999 | ~Rp50.157.000 |
Kalkulasi estimasi konversi di atas menggunakan kurs acuan sekitar Rp2.640 per 1 Yuan Tiongkok (CNY) per awal Oktober 2026. Nilai ini disajikan murni sebagai gambaran perbandingan kurs valuta asing dan bukan merupakan patokan harga resmi di pasar Indonesia. Ketika unit resmi dihadirkan oleh Huawei Indonesia di Tanah Air, banderol harga akan dipengaruhi oleh tarif bea masuk, PPN 11%, margin distribusi lokal, serta sertifikasi regulasi perangkat telekomunikasi.
Hingga saat ini, pihak Huawei Indonesia sendiri belum merilis jadwal maupun harga resmi untuk lini Mate 90 Series. Berdasarkan rekam jejak peluncuran produk flagship, Huawei cenderung memiliki jeda waktu antara debut di Tiongkok, ajang peluncuran global, dan distribusi resmi di pasar Indonesia.
Kapan Huawei Mate 90 Series Diperkirakan Masuk Indonesia
Pertanyaan mengenai jadwal ketersediaan lokal kerap menjadi pertimbangan utama teman Gizfin sebelum menentukan rencana pembelian. Untuk memperkirakan waktu kehadirannya di Indonesia, pola peluncuran tiga seri flagship terakhir pasca-kembalinya Huawei ke pasar ponsel nasional dapat dijadikan rujukan empiris.
Berdasarkan data historis dari tiga seri terakhir, yakni Pura 80, Mate 80, dan Pura 90s, jeda waktu antara momen peluncuran global hingga peluncuran resmi di Indonesia berada pada rentang 1,5 hingga 2,3 bulan.
| Seri Smartphone | Peluncuran Tiongkok | Peluncuran Global | Peluncuran Resmi Indonesia | Jeda Waktu (Global ke Indonesia) |
|---|---|---|---|---|
| Pura 80 | 11 Juni 2025 | 10 Juli 2025 | 17 September 2025 | ~2,3 bulan |
| Mate 80 | 25 November 2025 | 26 Februari 2026 | 16 April 2026 | ~1,5 bulan |
| Pura 90s | 20 April 2026 | 14 Juli 2026 | 28 Agustus 2026 | ~1,5 bulan |
| Mate 90 | 1 Oktober 2026 | Menunggu Pengumuman | Menunggu Pengumuman | Belum Diketahui |
Perlu teman Gizfin perhatikan bahwa proyeksi di atas merupakan kalkulasi analitis berbasis pola historis, bukan konfirmasi tanggal rilis resmi. Terdapat dua faktor penting yang melandasi estimasi ini. Pertama, basis data perhitungan berasal dari tiga seri terakhir (n=3), jumlah yang terhitung kecil untuk membentuk kepastian mutlak. Kedua, ketiga seri pembanding sebelumnya selalu melewati panggung peluncuran global tersendiri sebelum masuk ke Indonesia (Pura 80 di Dubai, Mate 80 di Madrid, dan Pura 90s di Kuala Lumpur).
Sejauh ini, jadwal ajang peluncuran global terpisah untuk Mate 90 series belum diumumkan oleh Huawei. Jika skema peluncuran internasional mengalami perubahan format, jeda waktu perilisan lokal dapat bergeser dari pola biasanya.
Sebagai pembanding tambahan, seri Pura 70 sengaja tidak dimasukkan ke dalam perhitungan rata-rata karena membutuhkan waktu hingga 7,4 bulan pasca debut global untuk tiba di Indonesia. Jeda yang sangat panjang tersebut dipengaruhi oleh posisi Pura 70 sebagai seri pembuka comeback resmi Huawei di pasar ponsel pintar Indonesia setelah jeda bertahun-tahun, sehingga menghadapi proses perintisan supply chain dan perizinan awal yang berbeda dibanding seri-seri sesudahnya yang sudah berada di jalur distribusi mapan.



