• Home
  • Huawei Corner
  • Huawei Mate 90 Series: Spesifikasi Lengkap dan Jadwal Masuk Indonesia

Huawei Mate 90 Series: Spesifikasi Lengkap dan Jadwal Masuk Indonesia

Dunia smartphone flagship sedang berada di titik yang unik saat ini. Di tengah pembatasan akses ke teknologi semikonduktor global dan layanan Google yang membayangi industri teknologi Tiongkok, Huawei terus memacu kecepatan inovasinya secara mandiri. Dari prosesor Kirin yang dirancang di dalam negeri sendiri hingga pengembangan sistem operasi HarmonyOS yang kini benar-benar berdiri sendiri lepas dari fondasi Android. Huawei Mate series selalu menjadi etalase utama pencapaian teknologi terbaru ini.

Pada 1 Oktober 2026, Huawei Mate 90 Series resmi hadir membawa pembuktian performa komputasi tertinggi yang pernah mereka kembangkan melalui chip Kirin dengan arsitektur LogicFolding.

Apa yang Resmi Diumumkan Huawei

Huawei resmi meluncurkan lini Mate 90 series pada 1 Oktober 2026 melalui siaran bertajuk “HUAWEI Mate90 Series and All-Scenario Product Launch” di kanal YouTube resmi mereka. Acara ini memperkenalkan lima model sekaligus: Mate 90 reguler, Mate 90 Pro, Mate 90 Pro Max, Mate 90 Pro Max Collector’s Edition, dan Mate 90 RS Ultimate Design.

Khusus varian Pro Max, teman Gizfin perlu mengetahui bahwa Collector’s Edition bukan sekadar edisi pilihan warna pelengkap. Huawei menetapkannya sebagai model tersendiri dengan material kaca layar berbeda, yakni Xuanwu Kunlun Glass yang menawarkan ketahanan gores serta lapisan anti-pantul lebih tinggi, dibanding Kunlun Glass Gen 3 pada Pro Max versi reguler. Perbedaan fungsional yang paling krusial terletak pada dukungan aksesori kamera. Hanya Collector’s Edition dan RS Ultimate Design yang kompatibel dengan kamera modular eksternal XMAGE Z10. Mate 90 Pro Max versi standar, meskipun berada di kelas ukuran layar dan prosesor yang setara, tidak mendukung modul kamera tambahan ini.

Berbeda dari tradisi peluncuran generasi sebelumnya yang kerap membuka periode reservasi dan pre-order panjang, Huawei kali ini langsung membuka penjualan komersial di Tiongkok dalam hitungan jam setelah presentasi peluncuran usai. Calon pembeli dapat melihat dan membeli Huawei Mate 90 Series terbaru ini melalui toko resmi Huawei vmall.com.

Spesifikasi Huawei Mate 90 Series

Kelima model dalam jajaran Mate 90 series terbagi ke dalam tiga tingkatan prosesor. Mate 90 reguler mengusung Kirin 9030, Mate 90 Pro naik satu kelas ke Kirin 9035, sedangkan Pro Max, Pro Max Collector’s Edition, dan RS Ultimate Design sama-sama mengandalkan Kirin 9050 Pro. Chipset kelas atas ini membawa lompatan efisiensi dan komputasi terpadu berkat pemanfaatan arsitektur LogicFolding generasi baru, yang menurut Huawei menjadikan Kirin 9050 Pro sebagai chipset pertama di dunia yang mengusung arsitektur LogicFolding..

Baca juga:  Daftar Aplikasi Perbankan Indonesia yang Tersedia di Huawei AppGallery

Sektor visual menjadi salah satu daya tarik utama yang diunggulkan tahun ini. Mate 90 reguler dan Mate 90 Pro menggunakan panel layar 6,75 inci, sedangkan tiga model kelas atas mengusung panel Tandem OLED 6,9 inci. Berdasarkan pengujian internal laboratorium Huawei, layar ini mampu mencapai kecerahan puncak hingga 12.000 nits pada skenario HDR tertentu dan didukung lapisan optik terbaru untuk mereduksi pantulan cahaya secara signifikan.

Pada sektor fotografi XMAGE, kelima model mempertahankan sensor kamera utama 50MP dengan bukaan variabel fisik (variable physical aperture) yang menjadi ciri khas fotografi flagship Mate series. Pembeda utama hadir pada lensa telefoto. Mate 90 dan Mate 90 Pro dibekali sensor telefoto 50MP dengan 4x pembesaran optik. Tiga model kelas atas melompat ke sensor telefoto periskop 200MP. Namun, ada catatan teknis penting berdasarkan panduan resmi Huawei, mode resolusi tinggi 200 Megapiksel ini secara sistematis hanya aktif pada titik pembesaran optik 4x (4x focal length) saja.

Bagi pengguna Pro Max Collector’s Edition dan RS Ultimate Design, kemampuan fotografi jarak jauh dapat diperluas lebih jauh lewat modul kamera eksternal XMAGE Z10 seharga 5.999 Yuan yang dijual terpisah. Modul ini menghadirkan kemampuan optical zoom kontinu hingga 10x. Sebagai penegasan, Huawei menyatakan modul ini hanya berfungsi jika dipasangkan dengan Mate 90 Pro Max Collector’s Edition atau RS Ultimate Design saja. Sedangkan Mate 90 Pro Max reguler tidak termasuk model yang didukung.

Untuk ketahanan daya, Huawei menyematkan baterai dengan nilai tipikal (typical value) 6.600 mAh untuk Mate 90 dan Mate 90 Pro (kapasitas terukur/rated 6.415 mAh), serta 6.800 mAh untuk tiga model teratas (kapasitas terukur/rated 6.615 mAh). Pengisian daya cepat berkabel mendukung 66W pada Mate 90 reguler dan meningkat ke 100W pada Mate 90 Pro ke atas, disertai pengisian daya nirkabel (wireless) 50W di seluruh lini. Terkait klaim daya tahan baterai ekstrem hingga 15 hari yang dipaparkan dalam materi promosi, klaim pengujian laboratorium ini hanya dapat dicapai ketika perangkat disetel ke mode penerbangan (Flight Mode) secara manual dengan konsumsi daya minimal.

Seluruh perangkat juga mengantongi sertifikasi ketahanan air dan debu IP68 serta IP69 untuk semprotan air bersuhu tinggi. Namun, teman Gizfin perlu mencatat bahwa garansi resmi pabrikan tidak mencakup kerusakan fisik yang diakibatkan oleh masuknya cairan.

Berikut rangkuman komparasi spesifikasi kelima model Mate 90 series:

SpesifikasiMate 90Mate 90 ProMate 90 Pro MaxPro Max Collector’s EditionRS Ultimate Design
ChipsetKirin 9030Kirin 9035Kirin 9050 ProKirin 9050 ProKirin 9050 Pro
Layar6,75″ OLED6,75″ Tandem OLED6,9″ Tandem OLED6,9″ Tandem OLED (Xuanwu Kunlun)6,9″ Tandem OLED
Kamera Utama50MP Variable F1.4-F4.050MP Variable F1.4-F4.050MP Variable F1.4-F4.050MP Variable F1.4-F4.050MP Variable F1.4-F4.0
Kamera Telefoto50MP, 4x Optik50MP, 4x Optik200MP Periskop (4x Mode)200MP Periskop (4x Mode)200MP Periskop (4x Mode)
Kompatibilitas HUAWEI XMAGE Z10TidakTidakTidakYaYa
Baterai (Typical / Rated)6.600 / 6.415 mAh6.600 / 6.415 mAh6.800 / 6.615 mAh6.800 / 6.615 mAh6.800 / 6.615 mAh
Pengisian Kabel66W SuperCharge100W SuperCharge100W SuperCharge100W SuperCharge100W SuperCharge
Pengisian Nirkabel50W Wireless50W Wireless50W Wireless50W Wireless50W Wireless
Ketahanan AirIP68 / IP69IP68 / IP69IP68 / IP69IP68 / IP69IP68 / IP69
Sistem OperasiHarmonyOS 7.0HarmonyOS 7.0HarmonyOS 7.0HarmonyOS 7.0HarmonyOS 7.0
Harga Mulai (CNY)¥5.999¥6.999¥9.499¥10.999¥12.999

Seluruh data performa komputasi, tingkat kecerahan layar, dan daya tahan baterai merujuk pada hasil pengujian internal laboratorium Huawei di bawah kondisi terkendali, bukan pengujian independen pihak ketiga. Harga tertera dalam Yuan Tiongkok (CNY) dan belum memperhitungkan komponen pajak impor maupun regulasi harga resmi di Indonesia.

Soal HarmonyOS dan Ketiadaan Layanan Google

Mengikuti jejak generasi pendahulunya sejak era Mate 60, seluruh varian Huawei Mate 90 Series beroperasi menggunakan sistem operasi HarmonyOS versi 7.0. Platform ini berdiri secara mandiri di luar ekosistem Android atau AOSP. Konsekuensinya perangkat ini tidak menyertakan Google Play Store maupun layanan Google Mobile Services (GMS) bawaan, sehingga aplikasi resmi Google seperti Gmail, Google Maps, atau YouTube tidak tersedia secara native.

Bagi teman Gizfin yang sudah terbiasa berinteraksi dengan ekosistem Huawei Tanpa Google, situasi ini tentu bukan hal asing. Kebutuhan aplikasi harian dapat dipenuhi melalui toko aplikasi Huawei AppGallery maupun penginstalan berkas APK terverifikasi. Meski demikian, ketersediaan aplikasi perbankan serta aplikasi transportasi lokal tertentu di Indonesia tetap memerlukan pengecekan kompatibilitas berkala agar tidak kecewa ketika aplikasi bank yang mereka gunakan di perangkat Android atau iOS tidak tersedia.

Baca juga:  Huawei Diam-diam Luncurkan Nova 11i di Pasar Global

Di samping persoalan aplikasi, fitur komunikasi darurat satelit Beidou dan Tiantong yang menjadi salah satu fitur di lini Mate 90 Series masih terikat pada lisensi dan jangkauan frekuensi operator telekomunikasi Tiongkok Daratan sana. Ini artinya, dukungan komunikasi satelit ini tidak dapat diaktifkan atau difungsikan untuk wilayah Indonesia.

Ekosistem Aksesori Resmi dan Kamera Modular XMAGE Z10

Peluncuran lini Huawei Mate 90 series tidak hanya membawa pembaruan pada unit ponsel pintarnya semata, tetapi juga memperkenalkan terobosan ekosistem aksesori resmi yang cukup menarik perhatian. Dari modul kamera telefoto kelas profesional hingga konsep casing modular yang inovatif. Di sini Huawei mencoba mempertegas diferensiasi pengalaman penggunaan perangkat terbarunya ini.

Kamera Modular Eksternal

Aksesori paling mutakhir yang diperkenalkan adalah kamera modular eksternal bernama HUAWEI XMAGE Z10 Modular Camera. Modul kamera ini dirancang untuk mengubah smartphone menjadi perangkat fotografi saku berkemampuan optik tinggi. Di dalamnya tersemat sensor besar 1 inci/50 MP/RYYB yang dipadukan dengan susunan optik kompleks 6 grup dengan 19 elemen lensa.

Keunggulan utama XMAGE Z10 terletak pada rentang fokal dinamis 24 mm hingga 240 mm yang mampu menyajikan pembesaran optik kontinu hingga 10x (10x continuous optical zoom) dengan bukaan diafragma variabel F2.0 hingga F4.5. Untuk memastikan akurasi warna dan kecepatan fokus, modul ini dilengkapi sensor warna Red Maple generasi ketiga, sensor fokus laser, serta sensor anti-kedip (flicker sensor). Pengguna juga dapat memilih empat profil warna khas XMAGE, yakni German classic tone (nuansa klasik), Cold white portrait, Retro soft light, dan Elegant landscape.

Kamera modular eksternal Huawei XMAGE Z10 dengan sensor satu inci dan zoom optik kontinu sepuluh kali terpasang pada bodi Huawei Mate 90 Pro Max Collector's Edition
Kamera modular eksternal HUAWEI XMAGE Z10 terpasang pada bodi Huawei Mate 90 Pro Max Collector’s Edition. Foto: Huawei.

Proses pemasangan modul ke bodi ponsel memanfaatkan mekanisme dudukan magnetik berpresisi tinggi yang dinamai HyperClick. Begitu modul menempel dan berbunyi “klik”, sistem kamera ponsel langsung tersinkronisasi untuk memproses hasil foto dan video. Huawei juga menyediakan aksesori pendukung berupa tali selempang (crossbody strap) serta cincin adaptor tripod (tripod collar) yang dijual terpisah.

Jika teman Gizfin melirik akesesori ini, Anda wajib memperhatikan kompatibilitas perangkat kerasnya. Huawei menegaskan kamera modular XMAGE Z10 ini secara eksklusif hanya dapat digunakan pada HUAWEI Mate 90 Pro Max Collector’s Edition dan HUAWEI Mate 90 RS Ultimate Design dan dijual seharga 5.999 Yuan (sekitar Rp15,8 jutaan). Tiga model lainnya, termasuk Mate 90 Pro Max versi reguler, tidak kompatibel dengan modul ini sama sekali.

Baca juga:  Huawei Nova 11 Series Diluncurkan, Inilah Spesifikasi dan Harganya

Seri Casing Modular Brick Case dan Casing Kulit Star Diamond

Selain modul kamera, Huawei juga merilis konsep pelindung bodi modular bernama Brick Case (积木壳 atau casing balok susun). Berbeda dari casing ponsel konvensional yang bersifat pasif, Brick Case mengusung pendekatan modular interaktif. Pengguna yang membeli rangka bodi utama dapat menambahkan dan mengganti komponen pelengkap sesuai selera:

  • Cincin Fotografi (Photography Ring): Dudukan aksen cincin dekoratif di sekeliling modul kamera belakang.
  • Pelat Belakang Motif (Printed Backplate): Panel belakang dengan beragam corak grafis yang dapat dilepas-pasang secara mandiri.
  • Modul Fungsional (Functional Module): Komponen tambahan seperti penyangga dudukan ponsel (kickstand) maupun pegangan ergonomis.
Ekosistem aksesori pelindung bodi casing modular Brick Case dengan komponen cincin fotografi dan panel motif lepas-pasang untuk Huawei Mate 90 Series
Aksesori pelindung bodi casing modular Brick Case dengan komponen cincin fotografi dan panel motif lepas-pasang untuk Huawei Mate 90 Series. Foto: Huawei.

Seri Brick Case ini tersedia untuk model Mate 90 reguler, Mate 90 Pro Max, hingga Mate 90 RS Ultimate Design. Sementara itu, khusus bagi pemilik model tertinggi Mate 90 RS Ultimate Design, Huawei menghadirkan Star Diamond Protective Case. Casing mewah ini menggunakan material kulit vegan (vegan leather) dengan aksen garis tegas berlian khas lini RS, tepian pelindung lensa yang ditinggikan, serta perlindungan empat sudut penuh untuk menjaga estetika bodi keramik perangkat tetap terlindungi.

Harga Resmi di Tiongkok dan Status Ketersediaan di Indonesia

Huawei meluncurkan dan memasarkan Mate 90 series di pasar domestik Tiongkok dengan struktur harga yang mencerminkan segmentasi kapasitas memori serta tingkatan spesifikasi masing-masing model. Berikut harga resmi perilisan (SRP) untuk Huawei Mate 90 Series.

Daftar Harga Resmi di Tiongkok (CNY):

Mate 90
– 12GB + 256GB: ¥5.999
– 12GB + 512GB: ¥6.999
– 12GB + 1TB: ¥8.499

Mate 90 Pro
– 12GB + 256GB: ¥6.999
– 12GB + 512GB: ¥7.999
– 16GB + 512GB: ¥8.499
– 16GB + 1TB: ¥9.999

Mate 90 Pro Max
– 12GB + 512GB: ¥9.499
– 16GB + 512GB: ¥9.999

Mate 90 Pro Max Collector’s Edition
– 16GB + 512GB: ¥10.999
– 16GB + 1TB: ¥12.999

Mate 90 RS Ultimate Design
– 16GB + 512GB: ¥12.999
– 16GB + 1TB: ¥14.999
– 16GB + 2TB: ¥18.999

Tabel Estimasi Konversi ke Rupiah:

ModelVarian Termurah (CNY)Estimasi RupiahVarian Termahal (CNY)Estimasi Rupiah
Mate 90¥5.999~Rp15.837.000¥8.499~Rp22.437.000
Mate 90 Pro¥6.999~Rp18.477.000¥9.999~Rp26.397.000
Mate 90 Pro Max¥9.499~Rp25.077.000¥9.999~Rp26.397.000
Mate 90 Pro Max Collector’s Edition¥10.999~Rp29.037.000¥12.999~Rp34.317.000
Mate 90 RS Ultimate Design¥12.999~Rp34.317.000¥18.999~Rp50.157.000

Kalkulasi estimasi konversi di atas menggunakan kurs acuan sekitar Rp2.640 per 1 Yuan Tiongkok (CNY) per awal Oktober 2026. Nilai ini disajikan murni sebagai gambaran perbandingan kurs valuta asing dan bukan merupakan patokan harga resmi di pasar Indonesia. Ketika unit resmi dihadirkan oleh Huawei Indonesia di Tanah Air, banderol harga akan dipengaruhi oleh tarif bea masuk, PPN 11%, margin distribusi lokal, serta sertifikasi regulasi perangkat telekomunikasi.

Hingga saat ini, pihak Huawei Indonesia sendiri belum merilis jadwal maupun harga resmi untuk lini Mate 90 Series. Berdasarkan rekam jejak peluncuran produk flagship, Huawei cenderung memiliki jeda waktu antara debut di Tiongkok, ajang peluncuran global, dan distribusi resmi di pasar Indonesia.

Kapan Huawei Mate 90 Series Diperkirakan Masuk Indonesia

Pertanyaan mengenai jadwal ketersediaan lokal kerap menjadi pertimbangan utama teman Gizfin sebelum menentukan rencana pembelian. Untuk memperkirakan waktu kehadirannya di Indonesia, pola peluncuran tiga seri flagship terakhir pasca-kembalinya Huawei ke pasar ponsel nasional dapat dijadikan rujukan empiris.

Berdasarkan data historis dari tiga seri terakhir, yakni Pura 80, Mate 80, dan Pura 90s, jeda waktu antara momen peluncuran global hingga peluncuran resmi di Indonesia berada pada rentang 1,5 hingga 2,3 bulan.

Seri SmartphonePeluncuran TiongkokPeluncuran GlobalPeluncuran Resmi IndonesiaJeda Waktu (Global ke Indonesia)
Pura 8011 Juni 202510 Juli 202517 September 2025~2,3 bulan
Mate 8025 November 202526 Februari 202616 April 2026~1,5 bulan
Pura 90s20 April 202614 Juli 202628 Agustus 2026~1,5 bulan
Mate 901 Oktober 2026Menunggu PengumumanMenunggu PengumumanBelum Diketahui

Perlu teman Gizfin perhatikan bahwa proyeksi di atas merupakan kalkulasi analitis berbasis pola historis, bukan konfirmasi tanggal rilis resmi. Terdapat dua faktor penting yang melandasi estimasi ini. Pertama, basis data perhitungan berasal dari tiga seri terakhir (n=3), jumlah yang terhitung kecil untuk membentuk kepastian mutlak. Kedua, ketiga seri pembanding sebelumnya selalu melewati panggung peluncuran global tersendiri sebelum masuk ke Indonesia (Pura 80 di Dubai, Mate 80 di Madrid, dan Pura 90s di Kuala Lumpur).

Sejauh ini, jadwal ajang peluncuran global terpisah untuk Mate 90 series belum diumumkan oleh Huawei. Jika skema peluncuran internasional mengalami perubahan format, jeda waktu perilisan lokal dapat bergeser dari pola biasanya.

Sebagai pembanding tambahan, seri Pura 70 sengaja tidak dimasukkan ke dalam perhitungan rata-rata karena membutuhkan waktu hingga 7,4 bulan pasca debut global untuk tiba di Indonesia. Jeda yang sangat panjang tersebut dipengaruhi oleh posisi Pura 70 sebagai seri pembuka comeback resmi Huawei di pasar ponsel pintar Indonesia setelah jeda bertahun-tahun, sehingga menghadapi proses perintisan supply chain dan perizinan awal yang berbeda dibanding seri-seri sesudahnya yang sudah berada di jalur distribusi mapan.

Aristyantoo Avatar
Ditulis oleh

Aristyanto Heri Trimawan

Tech Writer | Huawei Enthusiast | Exploring AI
Lihat Profil

Penulis teknologi yang fokus pada ekosistem Huawei, aplikasi pencari cuan, dan gaya hidup digital. Pecinta kopi dan pelari yang percaya bahwa teknologi harus bisa dipahami semua orang.

Ingin membaca lebih banyak dari penulis ini? Lihat Semua Artikel

Artikel Terkait

Huawei Corner 16 menit baca

Kirin 9050 Pro: Spesifikasi dan Performa Chip Flagship Huawei

Huawei Corner 13 menit baca

Game MOBA di Huawei AppGallery: Mana yang Bisa Dimainkan?

Huawei Corner 28 menit baca

MicroG di HP Huawei: Apa Itu dan Bagaimana Cara Pasangnya?

Tinggalkan komentar